Konsep Dasar Listrik

Konsep Dasar Listrik

Pemahaman dari struktur dasar atom diperlukan dalam rangka memahami konversi mekanik atau energi kimia ke energi listrik. Selain itu struktur atom penting dalam pembangkitan arus listrik pada media penghantar dan penggunaan isolator yang benar dalam mengisolasi tegangan listrik.

Teori Elektron (Elektron Theory)
Untuk membuat anda mampu mengerti teori dasar listrik, maka perlu untuk mengetahui apa zat (matter) itu, dan bagaimana zat dipecah-pecah menjadi bagian yang terkecil.
Definisi Elektron atau Zat (Matter or Elektron Definition):
Zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang . Zat tidak dapat dibuat dan atau dihancurkan, tetapi ia ada dalam tiga bentuk.
1. Bentuk Padat (Solid)
2. Bentuk Cair (Liquid)
3. Bentuk Gas (Gas)

Atom
Definisi : Atom adalah partikel terkecil dari zat yang dapat mengambil bagian dalam perubahan kimiawi.

Proton Memiliki muatan listrik yang disebut positif (+Ve)

Elektron Memiliki muatan listrik yang sama tetapi berlawanan dengan proton yang disebut negatif (-Ve)

Neutron Tidak memiliki muatan listrik.

Dalam setiap Atom jumlah elctronnya sama dengan jumlah proton. Namun sebuah atom sempurna dalam keadaan normalnya disebutkan sebagai muatan netral.
Ion dan Ionisasi
Sebagai elektron yang berada di luar shell (lintasan elektron) atom yang secara relatif jauh dari pengaruh penahanan nucleus, adalah memungkinkan sebuah atom untuk mendapatkan atau menghilangkan elektron dan menjadi listrik tak seimbang. Jika keadaan ini terjadi maka atom akan berubah menjadi sebuah ion.

Proses mendapatkan dan hilangnya elektron dikenal dengan ionisasi.

Muatan Statis
Muatan Statis muncul pada bahan ketika ada kekuatan listrik yang cukup untuk memindahkan elektron dari atom asalnya dan tidak ada jalan kecil untuk elektron yang bisa membuatnya dapat keluar lagi. Salah satu contohnya adalah gesekan. Gesekan adalah satu bentuk energi luar yang dapat menciptakan muatan static pada suatu material tertentu. Jika dua material yang bergesekan bersama maka akan ada pendistribusian elektron. Lebih besar gesekan akan menghasilkan muatan yang lebih besar.

Definisi: listrik statis adalah muatan listrik yang terbentuk pada permukaan material.
Bahaya dari Listrik Statis
Listrik statis disebabkan oleh adanya gesekan adalah bahaya bagi proses industri yang berhubungan dengan bahan yang mudah terbakar.

Untuk mengatasi bahaya ini, maka jalan keluar bagi muatan statis harus dibuat untuk membocorkannya keluar tanpa menimbulkan percikan.

Muatan Statis juga dapat menyebabkan sebuah komputer kehilangan memorinya. Ini sangat penting bahwa saat sebuah komputer dipasang pada sebuah industri atau situasi komersial maka langkah pertama-tama yang perlu diambil adalah mengurangi muatan statis.

Listrik Materials
Anda telah mendapat pengertian bahwa sebuah kekuatan external dapat menghasilkan chrage statis dalam penyaluran elektron pada permukaan material tertentu.

Sebagian besar material yang bisa menyebabkan kejadian tersebut adalah yang bukan metallic. Jika listrik force digunakan pada sebuah zat metallic, maka elektrons dan hasil muatan tidak berkumpul pada permukaan tetapi menyebar ke seluruh material.

Perbedaan hasil ini karena perbedaan struktur atom, sehingga material sekarang dapat dipisah-pisahkan ke dalam dua klassifikasi umum dengan memperhatikan unsur listriknya:
Isolator dan Konduktor
Isolator: material dimana elektron terluar yang mengelilingi atom sulit terlepas.
Ini membutuhkan kekuatan luar yang besar untuk membuat tersalurnya elektron.

Konduktor: material yang mempunyai atom dengan elektron terluar mudah terlepas.
Ini hanya membutuhkan kekuatan external kecil yang menyebabkan penyaluran elektrons. Dengan mudahnya pergerakan elektron tersebut dikenal dengan “elektron bebas” (‘free elektrons’).
Tingkat konduktifitas (Degrees of Conductivity)
Tembaga adalah konduktor yang terbaik dibandingkan dengan carbon.

Membandingkan shell (lintasan elektron) bagian luar dari dua atom yang telah diperlihatkan sebelumnya maka dapat dilihat bahwa carbon memiliki empat kemungkinan dari delapan kemungkinan shell (lintasan elektron) pada bagian luarnya namun tembaga memiliki satu kemungkinan elektron dari 32 kemungkinan shell (lintasan elektron) pada bagian luarnya. Shell (lintasan elektron) bagian luar dari atom tembaga juga lebih jauh dari pengaruh neucleus.

Namun demikian, kekuatan yang dibutuhkan untuk menggerakkan elektron melalui tembaga akan lebih kurang dari yang dibutuhkan untuk menggerakkan elektron melalui carbon. Tembaga disebut juga konduktor yang lebih baik dibanding carbon.

Persamaan, jika structur atom dari perak (elemennya 47) diperiksa, maka akan kelihatan bahwa perak adalah konduktor yang lebih baik dari tembaga.

Catatan : Perak adalah metallic yang terbaik yang dikenal sebagai konductor listrik.
Semi-Konduktor
Istilah semi-konduktor jangan disalah mengerti. Mereka bukan setengah konduktor.

Semi-konduktor adalah isolator dengan temperature rendah dan dapat diandalkan sebagai konduktor yang baik pada temperature.yang lebih tinggi.

Anda mungkin sudah mendengar istilah material semi-konduktor yang digunakan dalam pabrik transistors, diodes, and thyristors dan digunakan dalam industri elektronics.

Aliran arus Electric (Listrik Current Flow)
Dalan pelajaran terdahulu anda telah mendapat pengertian mengenai konstruksi dan bagian dari sebuah atom, dan bahwa jika sebuah kekuatan external digunakan maka pergerakan elektron akan terjadi.

“Pengaliran current” electric adalah ordonan pergerakan elektrons dari satu atom ke atom didekatnya.

Ia adalah ‘kekuatan external ’yang membuat elektrons bergerak dari bagian luar shell (lintasan elektron) sebuah atom menuju ke bagian luar atom.didekatnya

Incoming search terms:

  • aplikasi dan konsep muatan listrik
  • proses dasar ionisasi listrik
This entry was posted in Instrumentasi and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>